Pemateri : Habib Ahmad Bagaqih
Kita adalah manusia yang butuh diingatkan agar terus bisa meningkatkan kualitas diri. Maka itu pentingnya kita memiliki circle yang baik, sholeh dan rajin belajar.
Hidup ini pasti ada musibah dan masalah yang mana dipengaruhi latar belakang masing-masing orang.
Dalam Al-Qur'an Allah berfirman bahwa manusia pasti punya masalah. Manusia pasti ada sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, sakit dan paceklik. Allah akan memberi hadiah pada orang yang sabar, mereka yang bisa melewati musibah dan menghayati makna "innalillahi wa innailaihi roji'un", sesungguhnya kita milik Allah dan kita akan kembali pada Allah. Mari kita pahami bahwa apa yang kita dapatkan adalah milik Allah dan suatu saat akan kembali kepada Allah.
Dalam suatu riwayat, pernah satu lampu di tempat Rasul dan sahabat duduk mati. Nabi langsung mengatakan innalillahi wa innalillahi roji'un. Lalu sahabat bertanya, apakah lampu yang mati adalah musibah? Rasul menjawab bahwa seluruh rasa sakit, rasa sedih, rasa yang membuat kita galau sedikitpun Allah akan hapus dosanya. Dalam riwayat lain mengatakan apabila di jalan kita tertusuk duri dan sakit, Allah memberi kesempatan pada hambanya untuk diampuni dosanya. Pemahaman kita atas sifat Allah Yang Maha Pengampun, menjadikan Allah semakin ingin mengampuni kita.
Maka ayo kita pahami saat kita terkena musibah boleh kita sedih, tapi jangan berlarut. Musibah itu datang dari Allah, dan akan ada kasih sayang Allah di dalamnya. Mari kita pahami bahwa salah satu cara Allah menambah keimanan dan pahala kepada kita adalah dengan musibah. Contoh saat kita demam, sebenarnya kita dibantu Allah untuk mengampuni dosa kita.
Memperbaiki kualitas hidup di dunia = Memperbaiki kualitas kedekatan pada Allah
Sabar itu memang tidak mudah, maka Allah membersamai orang yang sabar karena Allah tahu sabar itu nggak paham. Sabar itu bisa berupa terus bertahan, terus beribadah, terus memegang prinsip agar tetap survive dalam keimanan. Hidup ini berjalan terus, kita harus kuat jika mau menaklukan dunia ini, karenanya Allah berikan musibah untuk menempa diri kita. Makin dewasa maka akan makin berat cobaan itu dan itu nggak apa-apa. Kesedihan yang mana kita sabar menanggapinya juga akan dinilai ibadah oleh Allah.
Orang-orang di dunia seandainya mereka tahu apa yang mereka dapat di akhirat dari musibah dunia, orang itu akan rela dan ridho mendapat musibah.
- Musibah itu dari Allah dan akan ada hikmah, pahala dan kekuatan dari musibah tersebut.
- Jika kita ingin bertahan dalam prinsip kita maka harus menjaga circle pertemanan.

No comments:
Post a Comment