Showing posts with label Ngaji. Show all posts
Showing posts with label Ngaji. Show all posts

Friday, March 20, 2026

Ngaos Jum'at Pagi - Menghidupkan Malam Hari Raya Idul Fitri



Jum'at, 30 Ramadhan 1447H

Ngaji Jum'at Pagi

Masjid Baitussaid Talok


Perbedaan adalah rahmat, justru jika saling menyalahkan tidak sesuai dengan semangat idul fitri. Tidak perlu saling menyalahkan karena semuanya punya dasar ilmunya sendiri-sendiri. Harusnya yang kita renungkan adalah bagaimana memaknai hari-hari terakhir bulan Ramadhan. 

Dulu malam lailatul qadr diumumkan melalui pengetahuan Rasulullah, namun ada sahabat yang bertengkar akibat informasi kapan lailatul qadr. Lalu Allah mengambil pengetahuan Rasulullah mengenai kapan lailatul qadr. Maka Nabi berpesan sepuluh malam terakhir mencari malam lailatul qadr. 


Ada sahabat yang senantiasa berdo'a kepada Allah semoga seluruh amalan ibadahnya diterima oleh Allah setelah 6 bulan pasca Ramadhan. Setelah itu beliau melanjutkan do'a agar bisa bertemu Ramadhan selanjutnya. 

Sahabat Umar pernah berpesan pada kita yang telah berpuasa sebulan, qiyamul lail sebulan, maka mulai hari ini mari kita berdo'a agar amalan kita diterima Allah dan menunaikan zakat fitrah agar ibadah kita sampai kepada Allah. 

Zakat fitrah itu ada waktu wajib saat malam takbiran dan waktu sunnahnya adalah setelah subuh sampai sholat ied. Tapi yang paling aman adalah menunaikan zakat fitrah sebelum Ramadhan usai. 


Hari raya itu yang penting bukanlah baju baru. Hari raya itu tentang ampunan dosa kita, hari raya itu adalah saat ketaqwaan kita kepada Allah bertambah. Jangan setelah puasa malah seperti ayam yang dilepaskan hingga berlebihan dalam banyak hal. 

Setelah bulan Ramadhan, sholat wajib kita lebih rajin, membaca Al-Qur'an kita terus berjalan. Hari raya itu bukan sekedar hiasan pakaian maupun kendaraan, bukan tentang tampil terbaik di hadapan manusia. 

Hari raya itu bagi orang-orang yang diampuni segala dosa-dosanya. 


Dulu, sahabat saat akhir Ramadhan itu menangis, karena belum pasti bisa bertemu Ramadhan tahun depan, belum pasti ibadah diterima atau tidak. 

Maka hati-hatilah dengan huru-hara malam takbiran saat ini yang berlebih-lebihan. 

Ada hadist Nabi yang berpesan hidupkanlah malam hari raya dengan dzikir, agar saat semua orang kebingungan saat sakaratul maut, dia tetap dibimbing agar tetap iman saat sakaratul maut. 

Karena saat sakaratul maut ada syaitan yang membimbing kita kepada kekufuran. Maka marilah kita menghidupkan malam dengan berdzikir saat malam takbiran idul fitri dan idul adha agar tidak mati hati kita saat sakaratul maut, agar tidak bingung saat ditanya malaikat maut. 


Cara menghidupkan malam hari raya adalah diantaranya dengan tidak tidur sepanjang malam dengan melaksanakan ibadah. Ada juga pendapat Imam Syafi'i saat di Madinah, tidak sepanjang malam menghidupkan malam, ada waktu untuk pulang dan istirahat. Ada pula pendapat bahwa dengan melaksanakan shalat maghrib, isya' dan subuh berjamaah itu sudah termasuk menghidupkan malam takbiran. 

Jangan sampai kegembiraan menyambut hari raya membuat kita lalai mendirikan sholat berjamaah. 


Satu bulan penuh digembleng dengan bulan Ramadhan hendaklah menambah ketaqwaan kita.

Wednesday, February 18, 2026

Ngaos Online 1 Ramadhan 1447 PP Al Azkiya



Wahai anakku, nasihat itu mudah. Tapi yang sulit itu adalah menerima nasihat.  (Imam Ghazali )

Sebagai santri, buku yang kita baca, ilmu yang kita dapat InsyaAllah kita niatkan agar dapat kita amalkan.

- Ibu Nyai Erik


Ngaos online 1 Ramadhan 1447H 

PP Al-Azkiya' bersama Ibu Nyai Erik 


Biasanya memang hal-hal yang dilarang itu dicenderungi oleh hawa nafsu. Karena sesungguhnya nasehat itu bagi orang-orang yang mengikuti hawa nafsu adalah sesuatu yang pahit (sulit). Khususnya nasehat bagi orang-orang yang menuntut ilmu hanya karena formalitas (ijazahnya saja). Orang yang menyibukkan diri dalam memprioritaskan nafsu dan prestasi dunia saja itu juga dimaksudkan menuntut ilmu untuk formalitas. Bagi yang hanya menuntut ilmu secara formalitas dikatakan oleh Imam Ghazali akan sulit menerima nasihat. 


Belajar itu hendaknya untuk memahami ilmu dan bagaimana bisa mengamalkan ilmu. Tidak ada artinya jika ilmu tidak dimanfaatkan. 


Ketika seseorang memperoleh ilmu tanpa diamalkan, ada dalil bagi mereka yaitu Rasul bersabda "Paling berat siksanya manusia pada hari kiamat adalah orang yang alim, orang yang berilmu oleh Allah tidak sanggup memberi manfaat terhadap ilmu tersebut." 


Jadi, setiap ilmu yang kita peroleh bisa kita amalkan saat itu juga, hendaklah kita langsung berusaha mengamalkannya. 


Dalam tidur ada yang memimpikan Imam Al-Juned dimana dia menanyakan kabar kepada Imam Juned. Lalu menurut Imam Juned ketika telah meninggal yang memberi manfaat baginya adalah rakaat-rakaat di tengah malam. Ini bukan artinya serta merta ibadah kita yang lain tidak bermanfaat, tapi artinya nantinya yang paling bermanfaat untuk kita adalah ILMU YANG KITA AMALKAN. Imam Juned berpesan juga bahwa ilmu saja tanpa diamalkan tidak akan bisa berbuat apa-apa.


Imam Ghazali mencontohkan, andaikan ada kondisi seseorang berada di dalam hutan dan dia bersama (memiliki) sepuluh pedang dan dia juga senjata-senjata lain. Orang tersebut terkenal pemberani dan ahli perang, lalu ada harimau besar dan ganas yang mendatanginya. Bagaimana keadaan dia? Ternyata dia diam saja, dia padahal bisa menggunakan senjata. Apakah jika seperti itu dia bisa selamat? Apakah pedang-pedang itu bisa menghalau sendiri harimau itu? Tanpa tangan orang yang menggerakkan pedang, maka pedang tidak ada gunanya, meski pedang itu teramat tajam.


Ilmu yang kita peroleh tidak akan berguna jika kita tidak mengamalkan ilmu tersebut. Seandainya seseorang telah membaca 100 ribu makalah ilmiah dan telah mempelajari dengan serius, tapi dia tidak mempraktekkan apa yang dia baca maka tidak ada manfaat apapun kecuali dengan mengamalkannya.


Seperti orang yang sakit itu jika ingin sembuh obatnya harus diminum, jangan hanya dipandangi saja. Nah, jadi semuanya itu bergantung pada bagaimana kita mengamalkan sesuatu.

Sebagai santri, buku yang kita baca, ilmu yang kita dapat InsyaAllah kita niatkan agar dapat kita amalkan.


Kalaupun kita bergelut dengan arak, dalam artian katakanlah kita bekerja di tempat pembuatan arak, jika kita tidak meminumnya maka kita tidak akan mabuk. Sama dengan orang berilmu tadi, sebanyak apapun ilmu jika tidak digunakan ya tidak ada efeknya. Katakanlah kita selama 100 tahun membaca seribu kitab, maka tidak ada diantara kitab itu yang menjadikan kita orang yang memperoleh rahmatnya Allah kecuali dengan mengamalkannya.


Kita harus beriman dan beramal sholeh, kita harus belajar dan mengamalkan ilmu. Nanti akan dihadiahkan oleh Allah surga firdaus bagi mereka.


Akan datang suatu masa dimana orang-orang mengabaikan sholat dan mengikuti hawa nafsunya. Kecuali orang-orang yang bertaubat dan yang berbuat amal soleh (kebaikan). 


Intinya kita diingatkan oleh Imam Ghazali untuk mengamalkan ilmu yang kita peroleh agar ilmu itu bermanfaat.

Saturday, January 31, 2026

Quarter Life Chaos: Saat Hidup Ngga Sesuai Rencana (Part 3)

 Ahad, 13 Sya'ban 1447

Denpasar, 01 Februari 2026




Sembuhkan luka, hati bahagia.

Ketika Nabi Muhammad berada di antara para sahabat, ada orang asing yang datang dan bertanya mana Nabi Muhammad? Hal tersebut menunjukkan betapa Rasullullah memakai pakaian yang sama dan duduk bersama para sahabat tanpa ada embel-embel lebih baik dari sisi duniawi.

Bagi yang akan melakukan kebaikan, niatkan untuk Allah. 

Orang yang datang jauh-jauh untuk mendengarkan kalimat hikmah, tidak akan rugi perjalanan yang ditempuhnya. 

***

Mencari pahala untuk akhirat itu bukan hanya sholat, bangun sepertiga malam, puasa dan ibadah ritual saja.

Akhirat itu juga berupa :

- kita bekerja agar tidak mengemis

- kita bekerja agar dapat bisa memberikan hadiah kepada orang tua kita

- kita belajar agar bisa memberi dampak baik pada orang lain

- kita belajar mengatur perkataan kita agar tidak menyakiti orang lain

- dll berkaitan dengan dunia yang diniatkan kebaikan akhirat

Bertutur kata yang sopan, lembut dan tidak menyakiti orang lain adalah tanggung jawab besar bagi orang-orang yang punya uang.

Dalam Islam, seorang wanita tidak boleh down grade setelah dia menikah. Haruslah mencari laki-laki yang bertanggung jawab pada istrinya.

***

Malas memang penghambat utama seseorang menjadi lebih baik. Kita harus berhati-hati dengan sifat malas, karena ada kemungkinan seseorang berperilaku buruk saat terus menerus bermalas-malasan.

Berteman dengan orang yang rajin belajar membuat kita minimal malu untuk bermalas-malasan.

Kita hendaklah tahu diri, jangan sok-sok an dakwah pada orang-orang anti mainstream. Contohnya, kita berdakwah di diskotik, itu susah sekali, karena ada peluang justru kita yang terpengaruhi. Kita berada dalam circle yang bergibah lalu sok-sok an membuat mereka berhenti bergibah, itu akan sulit. Kita ini hanya sampai taraf menasehati, bukan mengubah orang.  

Quarter Life Chaos: Saat Hidup Ngga Sesuai Rencana (Part 2)


Pemateri : Habib Ahmad Bagaqih


Kita adalah manusia yang butuh diingatkan agar terus bisa meningkatkan kualitas diri. Maka itu pentingnya kita memiliki circle yang baik, sholeh dan rajin belajar. 


Hidup ini pasti ada musibah dan masalah yang mana dipengaruhi latar belakang masing-masing orang.

Dalam Al-Qur'an Allah berfirman bahwa manusia pasti punya masalah. Manusia pasti ada sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, sakit dan paceklik. Allah akan memberi hadiah pada orang yang sabar, mereka yang bisa melewati musibah dan menghayati makna "innalillahi wa innailaihi roji'un", sesungguhnya kita milik Allah dan kita akan kembali pada Allah. Mari kita pahami bahwa apa yang kita dapatkan adalah milik Allah dan suatu saat akan kembali kepada Allah.


Dalam suatu riwayat, pernah satu lampu di tempat Rasul dan sahabat duduk mati. Nabi langsung mengatakan innalillahi wa innalillahi roji'un. Lalu sahabat bertanya, apakah lampu yang mati adalah musibah? Rasul menjawab bahwa seluruh rasa sakit, rasa sedih, rasa yang membuat kita galau sedikitpun Allah akan hapus dosanya. Dalam riwayat lain mengatakan apabila di jalan kita tertusuk duri dan sakit, Allah memberi kesempatan pada hambanya untuk diampuni dosanya. Pemahaman kita atas sifat Allah Yang Maha Pengampun, menjadikan Allah semakin ingin mengampuni kita. 


Maka ayo kita pahami saat kita terkena musibah boleh kita sedih, tapi jangan berlarut. Musibah itu datang dari Allah, dan akan ada kasih sayang Allah di dalamnya. Mari kita pahami bahwa salah satu cara Allah menambah keimanan dan pahala kepada kita adalah dengan musibah. Contoh saat kita demam, sebenarnya kita dibantu Allah untuk mengampuni dosa kita.


Memperbaiki kualitas hidup di dunia = Memperbaiki kualitas kedekatan pada Allah



Sabar itu memang tidak mudah, maka Allah membersamai orang yang sabar karena Allah tahu sabar itu nggak paham. Sabar itu bisa berupa terus bertahan, terus beribadah, terus memegang prinsip agar tetap survive dalam keimanan. Hidup ini berjalan terus, kita harus kuat jika mau menaklukan dunia ini, karenanya Allah berikan musibah untuk menempa diri kita. Makin dewasa maka akan makin berat cobaan itu dan itu nggak apa-apa. Kesedihan yang mana kita sabar menanggapinya juga akan dinilai ibadah oleh Allah.


Orang-orang di dunia seandainya mereka tahu apa yang mereka dapat di akhirat dari musibah dunia, orang itu akan rela dan ridho mendapat musibah.


- Musibah itu dari Allah dan akan ada hikmah, pahala dan kekuatan dari musibah tersebut.

- Jika kita ingin bertahan dalam prinsip kita maka harus menjaga circle pertemanan.

Quarter Life Chaos: Saat Hidup Ngga Sesuai Rencana (Part 1)



Pemateri : Lora Kadam Sidik


Beberapa masalah yang sering membuat kita kebingungan, gampang stress atau ovt :


- Halu

Ada beberapa titik dimana kita menjadikan halu adalah pelarian, bukan tujuan hidup yang diusahakan. Ketika kita tidak biasa menghadapi kesulitan dalam realita, kita tidak tahu batas realistis yang bisa kita usahakan. Kekecewaan akan kenyataan muncul akibat khayalan yang terlalu tinggi tanpa disertai perbaikan diri. Ya memang halu adalah sifat manusia yang ingin membayangkan hal-hal baik, namun halu yang overdosis membuat kita gila.


- Malas

Dahulu malas itu memalukan, seorang yang pemalas itu sangat red flag. Hingga dulu, orang yang malas akan berpura-pura rajin. Tetapi saat ini malas justru dinormalisasi, ada banyak orang yang bangga dengan kemalasannya. Harusnya kita mengganggap malas itu hina. Tidak ada masa depan bagi pemuda-pemudi yang menghabiskan waktunya scrolling, tanpa membaca, tanpa belajar, tanpa produktif apapun.

Rasulullah hampir setiap hari berdoa untuk dihindarkan dari rasa malas. Kenapa Rasul meminta perlindungan dari rasa malas? Karena rasa malas bukan sifat orang beriman. Rasulullah adalah manusia paling sat set, paling produktif, anti malas. Selesai satu kegiatan, akan ada kegiatan berikutnya yang harus diselesaikan.

Maka mari kita mencari kegiatan, merencanakan apa yang kita lakukan, agar kita bisa memanfaat waktu dengan baik. Celakalah orang yang bangun tidur tanpa ada rencana apapun. Boleh bermalas-malasan, namun harus ada waktu khusus agar terkontrol. 

Agama memerintahkan seorang hamba untuk berusaha berguna. Bahkan para sahabat mencaci maki orang yang tidak mengusahakan dunianya, tidak mengusahakan akhiratnya. Mari kita merencanakan hidup kita, dimana rencana tersebut tidak harus sesuai dengan kenyataan karena kita bukan Tuhan. Janganlah kita mendzolimi Allah dengan menyia-nyiakan tubuh yang sehat. 


- Pertemanan

Menjadi masalah jika kita berteman dengan orang yang tidak tepat. Jika memang terpaksa kita berteman dengan orang yang tidak sejalan dengan nilai diri kita, maka kita harus menyeimbangkan dengan pertemanan yang sejalan dengan prinsip diri kita.


Mari kita berkumpul dengan orang-orang yang baik, mari kita bersahabat dengan manusia yang paham bahwa ridho Allah itu adalah yang utama. Berteman boleh dengan siapa saja, tapi mari kita pilih lima orang terdekat yang bisa membantu kita menjaga diri dan menjaga iman. Ingat, carilah sahabat yang baik, jangan sok-sokan bersahabat dengan orang yang kurang baik dan beranggapan kamu bisa mengubah mereka.

Rasulullah menjelaskan bahwa setiap manusia lahir dalam keadaan fitroh, dalam keadaan bersih. Kemudian orang tuanya yang akan mempengaruhi anak itu, karena orang tua adalah sahabat pertama seorang anak.

Hati-hati dengan teman yang selalu memvalidasi keluhan kita, padahal kita yang salah, maka mereka adalah seburuk-buruknya teman. Karena teman yang baik adalah mereka yang mau menegur kita saat ada kesalahan pada diri kita. Apa fungsi teman jika tidak membawa kita kepada kebaikan? Hindari pertemanan yang toxic. Toh hidup tidak selalu tentang menyenangkan orang lain. Mari kita berikan kebermanfaatan, karena Allah memberikan kita fasilitas untuk berbuat baik.


Melihat suatu keburukan menjadi sesuatu yang normal adalah awal dari bencana.

Adzab terbesar adalah ketika kita beribadah tanpa feeling nyaman dan melakukan dosa tanpa rasa bersalah.


Mari kita menghidupi diri kita dengan ilmu pengetahuan. Sebab apabila kita hanya beragama karena orang disekitar kita, kita akan terus terdoktrinasi. Mari berusaha membaca, mengenal rahmat Allah lebih dalam agar kita tidak terus menerus takut pada adzab. Sedalam ilmu kita tentang Allah, sedalam itu cinta kita pada Allah. Allah adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahiim. Maka sifat Allah yang menghukum kesalahan manusia adalah sifat Allah dengan dasar Allah Maha Menyayangi. Mari kita terus ingat bahwa kasih sayang Allah mendahului amarah Allah, maka jangan lelah bertaubat pada Allah.

Saturday, January 24, 2026

Pengajian Warga Muslim UNUD & PNB


Masjid Jendral Sudirman Denpasar

Ahad, 25 Januari 2026


Dengan hartamu, benarkah kamu bisa berkomitmen atas apa yang Allah perintahkan? 


Ada ibadah yang awalnya diharamkan kemudian ada dalil dalam Al-Qur'an yang menjadikan boleh. Semisal awalnya ada banyak berhala di sekitar Ka'bah kemudian berhala tersebut dihancurkan agar dapat kita beribadah disana. 


Sebagai muslim mari kita belajar, agar kita tahu kenapa sholat itu wajib bukan hanya karena orang tua kita mengatakan sholat itu wajib. Ilmu dan pemikiran kita atas ibadah membuat kita lebih paham serta mendalami apa yang kita lakukan. Ada beda antara orang yang sekedar taklit (sekedar ikut) dan orang yang belajar sehingga menjadi ulul albab (para pemikir). Akan diangkat derajat orang yang berilmu karena mereka memahami dasarnya, tidak hanya sekedar ikut. Ada beda antara orang yang paham dan tidak paham. 


Ada manajemen barokah yang Allah atur kepada kita. Maka bersyukur kita harus diperbanyak, ilmu kita harus lebih diperdalam. Jangan menyerah di satu titik, mungkin ada keberkahan di tempat yang lain. Do'a yang kita tanam saat kita menuntut ilmu, saat kita berjuang untuk menyebarkan ilmu akan kembali kepada kita. Do'a dari guru-guru kita, do'a dari orang tua kita, do'a dari murid-murid kita akan kembali kepada kita dengan berbagai cara. 


Iqro', membaca adalah perintah pertama dalam Al-Qur'an. Maka marilah kita membaca, jangan melalaikan perintah membaca. Kita kadang terlalu fokus pada ibadah ritual dan menyepelekan kegiatan membaca atau menuntut ilmu. Jika kita tidak membaca, tidak iqro' dengan benar maka kita akan abai menjadi manusia. 


Jika kita melakukan hal dengan mengharap ridho Allah, melaksanakan apa yang Allah perintahkan, maka itu lebih baik. Contohnya menjaga alam, tidak merusak apa yang ada di bumi ini. Orang-orang yang menebang hutan, menambang dengan sembarangan adalah implementasi melanggar perintah Allah. 


Al-Qur'an itu global, untuk seluruh umat manusia, dan mencakup banyak aspek. Jangan kita dzikir terus sampai lupa dengan tetangga, sampai lupa tidak menolong teman-teman di sekitar kita. Maka mari kita niati bersosialisasi sebagai ibadah, kita menolong teman, menolong orang lain, agar Allah ridho pada kita. 



Apapun yang kita lakukan, sekecil apapun ada pertanggungjawabannya. 


Thursday, June 5, 2025

Hari Raya Idul Adha 1446H


 Ibadah haji adalah bentuk kasih sayang dari Allah SWT

Mutiara hikmah :

Bukti ketaatan seorang hamba kepada Sang Khalik untuk mendatangi-Nya

Hendaknya kepada Allah hamba-hamba itu menunaikan haji, bagi orang-orang yang mampu yang dipanggil oleh Allah

Kita harus berusaha untuk memenuhi panggilan Allah tersebut


Ibadah haji adalah untuk membersihkan hamba-Nya, agar diampuni dosanya oleh Allah

Berangkat membawa dosa, pulangnya membawa ampunan dari Allah SWT


Allah ingin memperlihatkan kebesaran-Nya

Diantara bukit Sofa dan Marwa itu ada kebesaran Allah


Balsan hamba yang diridhoi oleh Allah adalah surga


Haji yang mabrur balasannya adalah dari sisi Allah


Niat dan tekad supaya dimampukan oleh Allah. Banyak orang yang mampu tapi tidak mau, banyak orang yang mau tapi tidak mampu. Semoga kita kelak menjadi bagian dari mereka yang dipanggil ke Mekkah dan Madinah. 


Hal sunnah yang dilakukan adalah penyembelihan hewan qurban. Menyembelih hewan qurban agar kita lebih dekat kepada Allah. 


Kasih sayang Allah tidak pernah luput kepada hamba-Nya. 


Hari Tarwiyah : hari belum ada kepastian, nabi Ibrahim baru mendapatkan mimpi pertama

Hari Arafah : hari kedua nabi Ibrahim mendapatkan mimpi

Hari selanjutnya : hari ketiga nabi Ibrahim bermimpi dan mengajak Nabi Ismail untuk dikurbankan. 


Nabi Ismail adalah hamba Allah yang sholeh, ketika dibeeitahi ayahnya untuk mengurbankannya nabi Ismail rela dan ridho pada perintah Allah. Nabi Ismail berpesan agar tangan kakinya diikat, agar beliau tidak berontak. Lalu hadapkan wajahnya ke bumi agar tidak kasihan. Kemudian tajamkanlah pisau dan gerakkan pisau dengan sekuat tenaga. Lalu lingkaplah lengan baju nabi Ibrahim agar tidak terciprat baju beliau oleh darah. Nabi Ismail juga memesankan agar bajunya diberikan kepada ibunya, agar Ibunda Hajar teringat melalui baju itu. Nabi Ismail mendoakan agar ibunya bersabar dan ini adalah untuk memenuhi perintah Allah. 


Maka hendaknya kita ini berlemah lembut kepada anak-anak kita. Juga kita ini senantiasa menerima dengan baik nasehat dari orang tua kita. Dari Nabi Ismail kita belajar untuk memuliakan kedua orang tua. Seorang anak harus berbakti kepada bapaknya yang tiada lelah mencari rezeki. Seorang anak harus berbakti kepada ibunya yang dengan nyawanya kita dilahirkan dan dengan jiwanya kita dibesarkan. Semoga ibu dan bapak kita senantiasa dimuliakan di dunia dan akhirat. 


Ridho Ilahi, murka Ilahi itu berdasarkan ridho dan murka ibu kita. Jika kamu sayang pada Kekasihmu (Allah dan Nabi Muhammad), maka sayanglah kepada ibu mu! 



Khutbah Hari Raya Idul Adha

Didengar dari : Masjid Besar Al-Muhajirin Kepaon, JL. Raya Pemogan, Gang Masjid, Kampung Islam Kepaon, Pemogan, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali


Sunday, October 13, 2024

Berdo'a kepada Allah Melalui Kanjeng Nabi Muhammad SAW

 Oleh : KH Syaifuddin Zuhri

Tempat : Masjid Al-Azhar Turen

Usaha kita yang pendosa ini adalah berusaha dan berdo'a, meminta wasilah kubro melalui Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Yakin dengan sungguh-sungguh, insyaAllah akan dilancarkan oleh Allah. Mari kita buktikan dengan saat kita membaca istighosah dan sampai pada dzikir tersebut, kita panggil Kanjeng Nabi dengan yakin. 

Jangan gamang, jangan hanya mulut saja yang berbicara memanggil Kanjeng Nabi. Punyailah rasa sambung, rasa bahwa Nabi Muhammad ini mendengar dan mau menyampaikan do'a kita kepada Allah. Yakin dengan apa yang kita minta kepada Allah, melalui bantuan Nabi Muhammad SAW.


***

Saat mendengar asma Kanjeng Nabi disebut, haruslah kita bersholawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad, Allahumma sholli'ala sayyidina Muhammad. Diniati dengan kecintaan kepada Kanjeng Nabi. 

***

Dalam hadist Qudsi, Allah dawuh, tidak lah mendekat kepada ku, orang-orang yang mendekat kepada ku seperti mereka menjalankan ibadah yang Aku fardhu kan. 

Jadi, ibadah kepada Gusti Allah yang fardhu tidak bisa dibandingkan dengan selain fardhu. Sebanyak dan sebesar apapun pahala amalan Sunnah, tidak akan bisa menandingi pahala amalan Fardhu. 

Kita ingat kembali bahwa ibadah Fardhu analoginya adalah kepala, sedangkan ibadah Sunnah analoginya adalah badan. 


Mungkin kita belum bisa menjalankan Sunnah yang lain karena keterbatasan, tidak apa-apa. Tapi janganlah sampai kita ini tidak melakukan ibadah Fardhu. Salah jika kita rajin melakukan ibadah sunnah tapi bermalas-malasan dalam sholat fardhu. Seperti kita terlalu sibuk sholat tahajud sampai lalai dalam sholat subuh, itu adalah kesalahan. Seperti hal lain, kita terlalu rajin bersedekah kepada orang lain sampai terlalu kikir kepada keluarga sendiri. 


Kanjeng Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, barang siapa melapangkan keluarganya, maka Allah akan melapangkan rizkinya. Sehingga, ketika kita ingin dilapangkan Allah rizkinya maka terlebih dahulu lapangkan rizki keluarga kita. 


Berusaha khusyuk dalam sholat. Berusaha menjabarkan sholat dalam kehidupan. Dalam sholat kita melafalkan Alhamdulillahiirabbil alamin, maka di luar sholat kita harus ahli syukur. Apapun yang terjadi kita harus mengucapkan syukur terlebih dahulu. Hati yang tenang dan pikiran yang padang akan memudahkan kita untuk bekerja dibandingkan dengan hati gusar. 


Ahad Pon, 10 Rabiul Akhir 1446 H

Saturday, September 7, 2024

Niat Ingsun Mekso Awak Ngibadah Lillahita'ala

 

Ngaji Ahad Pon di Masjid Al Azhar Turen

Oleh : KH Syaifuddin Zuhri


Ketika kita menyatakan sesuatu yang baik, maka harus juga disertai paksaan untuk mau istiqomah. 


Ibaratnya:

Dangan (modal) : ibadah fardhu

Bathi (laba) : ibadah sunnah

Tidak mungkin menghasilkan laba jika tidak berdagang. Contoh nya ibadah fardhu yaitu sholat, dimana sholat adalah "kepalanya" ibadah. Kemudian ibadah-ibadah yang lain adalah tangan, badan, kaki, pakaiannya, dll. 


Jadi apabila ada masyarakat yang loman banget, tapi mbeling sholat. Di sisi lain ada yang sholaatttt terus tapi sangat mediittt. Pertanyaan : apakah mereka bisa masuk surga? 

Bisa, TAPI... Jika tidak sholat, masuk Syurga tidak ada kepalanya. Karena tidak sholat dia, meskipun dia telah memakai perhiasan di sekujur tubuh karena bersedekah dan lain-lain nya. Jadi dia masuk syurga tapi tidak tahu apa-apa (sia-sia saja dia bersedekah). 

Sebaliknya, yang sholat, sregep ibadah, tapi sangat peeliittt, ngresuloe mboten rumlah, tapi yang masuk syurga kepala nya saja. Sama saja dia tersiksa karena dia hanya masuk Syurga kepalanya saja. 

Maka, agar masuk syurga dengan sempurna kepala, badan, kaki, tangan dan pakaian yang bagus, kita harus SENANG dan ISTIQOMAH ngelampahi ibadah fardhu kalihan sunnah. 


Pelan-pelan yang penting kasil, yang penting istiqomah, karena yang sedikit tapi istiqomah itu sangat baik, dapat banyak. Janganlah "njagakno" ibadah nanti saja setahun sekali rapelan. Lebih baik terus menerus sholat lima waktu dengan istiqomah. 


Insyaallah bila kita senang beribadah, maka itu tanda bahwa Allah ridho dengan ibadah kita ini.


Semoga dengan barokah hadir dalam majelis ilmu ini, seluruh usaha dan perniagaan kita ini dipungampil aken kalihan Gusti Allah. 


Kita harus punya iman, kita harus punya niat yang kuat agar kita semangat beribadah. 

Thursday, September 5, 2024

Ngaji Maulid Nabi Muhammad SAW

 




Jum'at, 2 Rabiul Awal 1446 H

Oleh : Gus Afif

Tempat : Masjid Baitussaid Madyorenggo Talok


Maulid Nabi ini pertama kali diperingati oleh paman Nabi yaitu Abu Lahab. Saat Nabi Muhammad lahir di hari Senin, Abu Lahab sangat gembira, dia merayakannya dengan menyembelih hewan dan memerdekakan budak. Oleh sebab kecintaan dia pada hari lahirnya Nabi, Abu Lahab diringankan adzabnya setiap hari Senin. 


Nabi Muhammad berpuasa setiap hari senin, beliau berpuasa sebagai bentuk ucapan syukur dan kegembiraan atas hari lahir beliau. 


Ciri orang yang mencintai Nabi Muhammad adalah sering membaca Sholawat kepada Nabi. Terutama pada hari jum'at ini, perbanyaklah membaca sholawat Jibril. 


Bumi dan langit pernah berseteru dan saling membanggakan diri mereka. Di langit ada Matahari, planet-planet dan bintang-bintang. Di Bumi ada lautan, gunung, hutan, sungai. Kemudian Bumi menyombongkan bahwa didalamnya ada makhluk mulia, Nabi Muhammad SAW yang hidup dan dimakamkan di bumi. Kemudian langit "wadul" kepada Allah. Sehingga Allah dalam peristiwa isra' mi'raj membawa Nabi Muhammad menuju langit, sampai pada langit ketujuh. Maka hendaklah kita berbangga bahwa kita hidup di bumi yang sama dengan Kanjeng Nabi. 


Siapa yang ikhlas dalam mencintai Nabi Muhammad, maka dia akan dikumpulkan bersama dengan Nabi yang dia cintai. Maka marilah kita dengan ikhlas cinta kepada Nabi Muhammad agar nantinta digolongkan bdalan syurga dengan Kanjeng Nabi. 


Abu Bakar As Syidiq pernah menyampaikan, bahwa siapa yang berinfaq 1 dirham untuk memperingati maulid Nabi, maka dia akan jadi teman Abu Bakar di surga. 


Tata cara maulid Nabi dalam kitab Husunul Hamidiyah :

Orang yang membaca Maulid (diba') diatas gandum (makanan), maka dalam makanan itu akan mengandung keberkahan. Jia ia memakan makanan itu maka makanan dalam dirinya akan menguncabg Arsy Allah, sehingga Allah mengampuninya. 


Siapa yang menghadiri perayaan Maulid lalu air yang dia bawa untuk Maulid itu diminumnya, maka Rahmat Allag masuk ke dalam badannya. Rahmat dalam hal ini juga bisa membantu dia untuk menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir. 


Siapa yang uangnya dibacakan Maulid (diba') maka uang itu akan memunculkan keberkahan (uang tersebut dibiarkan dalam dompet dengan niat menjaga keberkahan dan agar uang itu memanggil teman-temannya yang lain). 


Saat rumahmu ditempati sebagai perayaan Maulid atau untuk membaca diba', janganlah mengeluh. Karena suatu rumah yang dibacakan sholawat dan diba' itu dicurhkan keberkahan sholawat sehingga dijauhkan dari bala musibah. 


Marilah kita memperingati Maulid dengan sebaik-baiknya. Perbanyaklah Sholawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. 


Allahumma sholi alaa saydinna Muhammad. 





Thursday, April 25, 2024

Kalam Hikmah Kitab : Mencintai Rasulullah

 


Kalam Hikmah Kitab

Tarikhul Hawadits wal Ahwalun Nabawiyyah

Oleh Ust Dr. H. Abdul Adzim Irsyad Lc., M.Pd


“Semakin kita mengenal Nabi Muhammad, maka semakin kita mencintai Nabi Muhammad”


Nabi Muhammad SAW lahir di hari senin, bulan Rabiul Awal, di tahun gajah, seperti yang termahtub dalam QS Al-Fiil.

Nabi Muhammad SWA lahir dalam keadaan sudah disunat (ada pula yang meriwayatkan Nabi disunat di hari ke-tujuh oleh kakek beliau). 

Banyak pendapat yang mengatakan masa kehamilan Nabi adalah sembilan bulan. 

Karena Nabi Muhammad lahir di hari senin, beliau melakukan puasa senin. Cara merayakan bahagianya beliau bahagia dengan kelahiran beliau, maka beliau berpuasa di hari senin. 

Nabi Muhammad diangkat menjadi seorang Nabi (beliau yang membawa berita penting dari Allah) juga di hari senin. Dan Nabi juga meninggal dunia di hari senin. Nabi berangkat dari Mekkah untuk berhijrah ke Madinah di hari senin, Nabi datang di Madinah juga hari senin. Nabi mengangkat hajar aswad juga di hari senin.


Hari senin adalah hari yang penuh berkah karena berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW.


Nabi lahir dalam keadaan bahagia. Semua orang berbahagia, memuji kepada Allah karena Nabi lahir seakan rembulan yang indah. Ada yang meriwayatkan Nabi lahir tanpa memberikan rasa sakit kepada ibu beliau.


Berbahagialah karena Anda hari ini hidup. Ketika bangun, bersyukur lah kepada Allah, berbahagialah dalam beraktivitas. Terus memuji Allah dalam aktivitas kita, teruslah berusaha untuk berbahagia dalam hidup.


Seandainya Nabi Muhammad tidak ada, maka alam semesta ini tidak diciptakan. Maka betapa spesialnya Nabi Muhammad. 



Semua yang terkait dengan Nabi itu semuanya istimewa, baik barang, tempat, hari, kota dan semuanya. Hajar aswad ini hanya batu, seandainya Rasulullah tidak pernah mengecupnya, maka dia tidak memiliki keistimewaan. Ketika segala sesuatu terkait dengan Nabi adalah istimewa.


Betapa beruntungnya kita menjadi umat Nabi Muhammad SAW.


Rasulullah suka sekali puasa di hari Kamis karena pada hari Kamis amalan di angkat ke langit.


Cinta dulu, agar semua yang terlihat menjadi indah. Maka akan lebih kuat rasa cinta yang akan membuat kita melihat semuanya yang terkait Nabi Muhammad adalah indah. Muslim itu jatuh cinta dulu kepada Nabi Muhammad, kemudian akan sangat merindukan Nabi Muhammad. 


Orang yang jatuh cinta itu rela mencintai untuk apa yang kita cintai. Bukan mengorbankan yang dicintai untuk kepentingan diri sendiri. 


Orang yang mencintai Nabi Muhammad itu berperilaku baik karena dia sangat rindu Nabi dan ingin sekali bertemu Nabi. Semua yang berkaitan kepada Nabi membuat hatinya luluh.


Cintailah Nabi mu, sebagaimana Nabi mencintaimu. 


‘Beruntunglah orang yang melihatku dan beriman kepadaku. Kemudian beruntunglah, kemudian beruntunglah, kemudian beruntunglah bagi orang yang beriman kepadaku padahal ia tidak melihatku.’ - Rasulullah SAW


Masjid Al Hikmah UM

Kamis, 16 Syawal 1445 H



Thursday, April 18, 2024

Menjaga Taqwa di Bulan Syawal

 


-SADAR-


Orang yang sadar ilmu Islam dan mematuhi aturan dengan sadar. 


Sadar dalam sholat agar bisa mencapai khusyuk. Sadar bahwa sholat itu untuk beribadah kepada Allah. 

Jika kita sholat tapi masih belum fokus ke Allah berarti belum sadar. 

Agar sholat kita khusyuk maka  pertama, dalam wudhu kita juga harus khusyuk. Kedua, kita harus membangun suasana. Meskipun kita jauh dari Ka'bah kita ini merasa dekat Ka'bah. Intinya saat datang ke tempat sholat bangun ilustrasi dan fokus ke sholat. Bacalah syahadat dan Qs An-Nas agar terhindar dari syaithan khanzab (syaitan yang mengingatkan manusia sesuatu yang dia lupa saat sholat). 


Apakah Ramadhan membuatmu menjadi lebih baik? 


Level 1 : puasa tidak makan & minum, tidak berhubungan suami istri


Level 2 : mem puasa kan anggota tubuh. Cth : mulutnya tidak gibah. 


Level 3 : mem puasa kan hati. Dia menjaga jiwanya, hatinya hanya diisi oleh Allah, selain Allah dia buang. 


Kalau seseorang itu sadar maka niat baik akan jadi manifestasi nya. Niat yang baik akan menjadi dasar berperilaku. Seseorang akan melakukan secara profesional, agar aktivitas nya benar secara dzohir, secara lahir. 


Niatkanlah yang baik untuk setiap langkah Anda. Niat Anda ke UM ini apa? Kuliah ini semangat nya apa? 


Niat yang baik mengubah orang biasa menjadi kekasih Allah. Harus lillahita'ala. 

Niat yang baik mengubah aktivitas biasa menjadi aktivitas luar biasa. 

Jika kita beribadah untuk tenar maka hanya dapat tenar, tidak dapat apapun, tidak dapat pahala dari sisi Allah. 


Tanah yang kita pijak akan jadi saksi di hadapan Allah. Kalau dengan sadar berniat yang baik, maka semoga tiap tarikan nafas kita ada pahalanya di sisi Allah SWT.



-SABAR-

Kita selama Ramadhan itu butuh kesabaran. 

Kita berusaha menjadi orang yang sholeh adalah long life education. Tidak cukup waktu beberapa tahun untuk menjadi seseorang yang sholeh, maka butuh kesabaran. 


"Bersabarlah kalian sampai kalian bertemu saya di telaga kausar di surga, dan kalian minum dari tangan saya." ~ Rasulullah


~BERDO'A~

Kita ini tidak bisa apa-apa jika tidak diberi petunjuk dan kekuatan oleh Allah. 

Kita ini nol, kita tidak ada apa-apa nya tanpa Allah. 

Lahaula wala quwwata illa billah. 

Tidak ada yang bisa memberi saya kekuatan untuk melakukan ketaatan tanpa pertolongan Allah SWT. 


Do'a setelah sholat :

Allahumma a'inni 'ala dzikrika wasyukrika wa husni 'ibadatik. Artinya: "Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu." (HR Abu Dawud, an-Nasa'i, Ahmad, dan al-Hakim).



Rahmat Allah itu besar. Tidak boleh kita berputus-asa terhadap Rahmat Allah. Kita salah dan mengaku salah adalah modal menuju Allah. 

Harus ditekankan pada diri sendiri bahwa kita tidak bisa menyimpulkan sesuatu selama kita masih berproses. Kita ini bisa berubah menjadi lebih baik terus menerus. Perubahan kita ini haruslah transformatif. Dimana hari ini harus lebih baik dibandingkan kemarin.

Kita ini selagi masih hidup masih selalu berproses. 


Sengsara orang yang mendapati Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya oleh Allah. 


Terus konsentrasi, terus berdo'a. Karena karakternya buah iman itu kadang menurun kadang berkurang. Kalau intinya iman tidak boleh berubah. Berdo'a lah selalu agar selalu diperkuat iman kita oleh Allah. 


Jika kita merasa "tidak mendapatkan apa²" maka hey jangan kufur nikmat! Kita ini orang yang dibebani tugas! Kita ini hamba yang harus berusaha! Lakukan saja! Nanti hasilnya Allah yang menentukan. 


Do'a Nabi Ibrahim tentang keturunannya yang sholeh. Do'a tersebut baru diijabah Allah lewat diutusnya Nabi Muhammad dan do'a Nabi Ibrahim terkabul sampai sekarang. 


Ya Allah Memudahkan Segala Sesuatu maka tolong mudahkan hidup saya. 


Khusnudzon kepada Allah, berprasangka baik kepada Allah, berprasangka baik kepada sesama hamba Allah. 


Masjid Al-Hikmah UM

Kamis, 9 Syawal 1445H


****






Thursday, November 16, 2023

Mendedah Bid'ah

Masjid Al-Hikmah, 2 Jumadil Ula 1445 

Ustadz Faris Khoirul Anam


Perbedaan adalah sebuah niscaya, karena setiap ulama bisa memiliki pendapat. 


>> Definisi bid'ah 

"Bid'ah adalah mengerjakan sesuatu yang tidak pernah dikenal (terjadi) pada masa Rasulullah SAW." (Imam Izzuddin bin Ibn Salam) 


"Bid'ah adalah mengerjakan sesuatu yang baru yang belum ada pada masa Rasulullah SAW." (Al-Imam Nawawi) 


"Bid'ah menurut bahasa adalah sesuatu yang dikerjakan tanpa mengikuti contoh sebelumnya. Yang dimaksud bid'ah disini adalah sesuatu yang dikerjakan tanpa didahului pengakuan syara' melalui al-Qur'an dan Sunnah." (al-Imam al-Amir al-Shan'ani) 


>> Pemetaan Bidah

1. I'tiqadiyah (aqidah) 

Empat madzhab sepakat bahwa bid'ah aqidah semuanya jelek, semuanya tidak baik. 

Ruang lingkup aqidah : keTuhanan, kenabian, hal-hal ghaib (contohnya peristiwa Isra' Mi'raj). 


2. Amaliyah (ubudiyah) 

Bagian a : Ulama yang membagi bid'ah (Hasannah dan Sayyi-ah) 

Bagian b : Ulama yang tidak membagi bid'ah (semuanya Sayyi-ah) 


Kesimpulan :

>> Tidak ada yang baru dalam konsep bid'ah. 

>> Menurut mayoritas ulama, bid'ah adalah perbuatan, bukan hukum. 

>> Terdapat perbedaan pendapat diantara ulama tentang bid'ah hasanah. Menurut mayoritas ulama mengakui keberadaan bid'ah hasanah, minoritas ulama tidak mengakui bid'ah hasanah. 


Pembahasan ulama tentang bid'ah selesai dalam abad ke - 8 hijriah. 

Bid'ah itu adalah perbuatan, maka hendaknya kita hukumi. 

Ulama dalam mendefinisikan bid'ah itu dengan kata "mengerjakan" jadi bid'ah itu adalah perbuatan. 


Just info :

Imam Izzuddin bin Ibn Salam disebut the king of ulama. 

Imam Nawawi adalah salah satu ulama yang tidak menikah, tapi beliau punya anak secara ideologis (murid beliau). Imam Nawawi ini merupakan ulama yang menulis banyak kitab, rata-rata beliau menulis 18 lembar setiap harinya. 

"Kalau kamu menikah, carilah pasangan yang membuat kamu semakin taat kepada Allah SWT. Kalau belum ada yang seperti itu, jomblo saja dulu."

Nama imam dan nama madzhab itu banyak yang berbeda. 

Kenapa ada perbedaan? Karena ada dalil absolut (qod'i) dan dalil teoretis. Contoh dalil mutlak : kewajiban sholat, haramnya zina. Maka ulama yang berijtihad bukan pada dalil qod'i, tapi oada sesuatu yang bersifat ghonni (teoretis). Maka nanti akan ada kesepakatan dan perbedaan antar ulama dalam mengkritisi masalah teoritis. 

Orang itu kadang mengingkari karena kurang informasi. 

Dalil yang digunakan bisa sama, tapi penafsirannya bisa berbeda.


Q&A :

Bagaimana menyikapi pendapat seorang (yang katanya ahli) dimana dia menyatakan bahwa hubungan seks diluar pernikahan itu diperbolehkan? 

Maknai pendapat itu dengan pendekatan naluriah. Analogi kan, apabila ibumu yang dizinai oleh orang lain, apakah engkau ridho? Apakah kau rela bila adik perempuan mu, atau kakak perempuan dizinai oleh orang lain? Apakah kau ridho anak perempuan mu dinodai kesuciannya oleh orang lain? 

Maka pasti kau tidak rela hal buruk itu terjadi pada ibumu, pada keluargamu, pada anak perempuan mu. 

Seperti itu pula kita menyikapi hal lain yang dilarang oleh Allah. Permisalan lainnya, kita suka menggibah, lalu kita juga tahu bahwa gibah itu adalah haram. Maka tempatkanlah dirimu sebagai yang digosipkan oleh orang-orang. Apakah kamu suka bila dirimu digunjinggan, digosipkan dan dibicarakan hal-hal tidak baik oleh orang lain? Maka sebagaimana kamu tidak suka dirimu digunjingkan, maka janganlah bergosip.



Tuesday, August 22, 2023

Kunci Hidup adalah Ilmu dan Kunci Ilmu adalah Belajar

 



Dr Fahrudin Faiz | Ngaji Filsafat


Dr Fahrudin Faiz | Ngaji Filsafat


Nasehat dari Seneka tentang pelajaran hidup


Kita tidak belajar di sekolah, tetapi yang utama adalah belajar di kehidupan nyata.

Pelajaran yang paling penting, yang banyak menghuni pikiran kita adalah pengalaman kita dalam mengalami kehidupan nyata. Karena wawasan di sekolah itu ilmunya berjarak dengan lingkungan, atau sifatnya idealistis. Sedangkan pelajaran hidup dari dunia nyata itu realistis. Maka, mari kita hidupkan semangat belajar dalam detik demi detik kita hidup. Motto nya adalah siapapun orangnya adalah guru, tempat apapun adalah sekolah, peristiwa apapun hakekatnya adalah pelajaran-pelajaran. Ingat, banyak orang pintar yang ilmunya dan kenyataan hidupnya tidak nyambung. Ilmunya sebenarnya sangat utama dan mulia, tapi tidak kontekstual, akhirnya hanya dihafalkan saja. 



Tidak mudah mengajak orang kepada kebaikan dengan pelajaran, lebih mudah melakukannya dengan teladan.

Mengajar itu yang paling mudah ditangkap adalah dengan contoh. Daripada menghafalkan teori sholat, lebih baik langsung mencontohkan inilah sholat yang benar. Ini persis seperti Kanjeng Nabi, pelajarannya adalah saat Nabi sholat, ada contoh kongkrit. Jadi mengajak kepada kebaikan adalah mencontohkannnya, lalu ditunjukkan manfaat yang diddapat dengan melakukan kebaikan itu. 



Nasehat dari Seneka tentang buku :



Leisure without books is death, and burial of a man alive.

Jadi, kesenangan tanpa buku adalah kematian dan kuburan bagi seseorang yang hidup. Ayo kita senang dan bergembira dalam hidup ini, tapi tetap harus ada ilmu dan wawasan yang bertambah. Kalau hanya senang-senang, ngopi, ngerokok, ngumpul, tapi tidak ada buku atau pengetahuan yang bertambah, itu kematian. Maka ini adalah doroangan kepada kita untuk belajar dimanapun dan kapanpun.



It does not matter how many book you have, but how good the books are with you have. (Dan sejauh mana engkau membaca buku-buku itu)

Tidak masalah berapa banyak buku yang kamu miliki, namun seberapa bagus buku yang kamu miliki. Kualitas lebih penting daripada kuantitas, karena bagusnya buku membentuk gagasan dan caramu berpikir. Namun kini, banyak orang hanya sebagai kolektor buku, tapi tidak dibaca, apalagi sekarang sangat mudah mendownload buku. Jangan jadi kolektor buku, jadilah pembaca buku! Buku itu bukan barang koreksi, buku itu harus dibaca, dipelajari dan diambil ilmunya. 



Saya tidak akan pernah malu mengutip penulis yang buruk jika kalimatnya bagus.

Jadi, membaca, mengutip isi buku atau membeli buku adalah dilihat isinya, apabila kalimatnya bagus dan kayak, maka ambillah. Jangan pedulikan image penulisnya baik atau bagiamana. Bersikaplah objektif, jangan hanya melihat afiliasi atau latar belakang si penulis. Ingat, kadang dalam hal yang buruk ada kebaikan yang bisa kita ambil dan dalam hal yang baik ada keburukannya, sehingga kita harus kritis. Lihatlah apa yang dikatakan, jangan melihat siapa yang berkata.



Setiap malam, sebelum tidur kita harus bertanya kepada diri kita : 

  1. Apa perjuanganku mengatasi kekurangan, kelemahan ku hari ini?
  2. Apa tindakan (perlakuan) ku yang menunjukkan kebajikan, sesuai yang aku mampu hari ini?


Hari-hari kita haruslah dari kebaikan menuju lebih baik, dari kebenaran menuju lebih benar, dari kekurang sempurnaan menuju lebih sempurna. Jadi, mari kita instropeksi diri, muhasabah diri di setiap hari. Kelemahan apa yang bisa kita taklukkan? Misalkan, biasanya aku malas ngaji, padahal aku tahu ngaji itu baik. Nah, hari ini aku sukses menaklukkan diriku, aku sudah mulai ngaji sekarang. Sudahkah kamu berusaha menaklukkan kelemahan kamu? Kebajikan juga seperti itu, kita hidup punya kekurangan tapi juga dianugrahi banyak kelebihan. Nah misal, aku kalau ngomong menyenangkan, hari ini aku menyenangkan teman, peduli dengan teman lewat WA atau medsos yang lain.

Ngaos Jum'at Pagi - Menghidupkan Malam Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 30 Ramadhan 1447H Ngaji Jum'at Pagi Masjid Baitussaid Talok Perbedaan adalah rahmat, justru jika saling menyalahkan tidak se...